Selasa, 24 Februari 2015

Recount Text

Sekarang, saya akan membahasa tentang Recount Text. Silahkan dibaca penjelasannya dibawah ini :

A. Pengertian Recount Text

Recount Text adalah salah satu dari jenis teks bahasa Inggris yang menceritakan kembali kejadian-kejadian atau pengalaman-pengalaman di masa lampau. Tujuan dari Recount Text adalah untuk memberikan informasi atau untuk menghibur pembaca. Di dalam Recount Text tidak terdapat komplikasi (Complication) seperti halnya di Narrative Text.

 
B. Tujuan Komunikatif Teks Recount 

Tujuan komunikatif Recount Text seperti penjelasan di atas adalah untuk melaporkan peristiwa, kejadian atau kegiatan dengan tujuan memberitakan atau menghibur tentunya tanpa ada konflik di dalam cerita tersebut.
 
C. Generic structure Teks Recount
 
1. Orientation
Orientation atau pengenalan yaitu memberikan informasi tentang siapa, di mana, dan kapan peristiwa atau kegiatan itu terjadi di masa lampau.
 
2. Events
Events merupakan rekaman peristiwa yang terjadi, yang biasanya disampaikan dalam urutan kronologis, seperti "In the first day, I ... . And in the next day ... . And In the last day ..." . Di bagian Events ini juga biasanya terdapat komentar pribadi tentang peristiwa atau kejadian yang diceritakan.
 
3. Reorientation
Pada bagian Reorientation, terdapat pengulangan pengenalan yang ada di Orientation, pengulangan yang merangkum rentetan peristiwa, kejadian atau kegiatan yang diceritakan.
 
D. Ciri Kebahasaan Recount Text
Terdapat beberapa ciri-ciri kebahasaan yang mungkin akan teman-teman temukan ketika membaca sebuah Recount Text. Ciri-ciri kebahasaan dari Recount Text tersebut adalah:

  • Menggunakan Past Tense. Misalkan we went to zoo, I was happy, etc.
  • Menggunakan Conjunction dan Time Connectives untuk mengurutkan peristiwa atau kejadian. Misalnya and, but, the, aftar that, etc.
  • Menggunakan Adverbs dan Adverbial Phrase untuk mengungkapkan tempat, waktu dan cara. Misalkan yesterday, at my house, slowly, etc.
  • Menggunakan Action Verbs. Misalkan went, slept, run, brought, etc.

E. Contoh Recount Text
Di bawah ini penulis juga sertakan sebuah contoh Recount Text beserta terjemahannya untuk menambah dan mempermudah pemahaman teman-taman mengenai penjelasan Recount Text di atas.

Our trip to the Blue Mountain

Orientation
On Friday we went to the Blue Mountains. We stayed at David and Della’s house. It has a big garden with lots of colourful flowers and a tennis court.
(Pada hari jumat kami pergi ke Blue Mountains. Kami menginap di rumah David dan Della. Rumah tersebut mempunyai sebuah taman yang besar dengan banyak bunga warna warni dan sebuah lapangan tenis.)

Events
On Saturday we saw the Three Sisters and went on the scenic railway. It was scary. Then, Mummy and I went shopping with Della. We went to some antique shops and I tried on some old hats. On Sunday we went on the Scenic Skyway and it rocked. We saw cockatoos having a shower.

(Pada hari sabtu kami melihat Three Sister dan pergi ke pemandangan jalan kereta api yang indah. Sangat menakutkan. Kemudian ibu dan saya pergi berbelanja dengan Della. Kita pergi ke toko-toko antik dan mencoba mendapatkan beberapa topi tua. Pada hari minggu kami pergi ke pemandangan Skyway dan berbatu. Kami melihat burung kakatua sedang mandi.)

Reorientation
In the afternoon we went home. That was very pleasent moment with my family that I ever got.

(Di sore hari kami pulang ke rumah. Itu merupakan momen paling menyenangkan bersama keluarga yang saya pernah dapatkan. )

Untuk menambah pemahaman pembaca tentang Recount Text, terdapat beberapa Contoh Recount Text beserta Terjemahannya
  •  Contoh Pertama
Going to School
On Monday at 05:30, I was preparing to leave home for school. Because the routine ceremony was always held at that day, then I had to go early so I would not be late. After wearing uniforms and breakfast in the morning, I went to school.
I was always riding a motorcycle when going to school because my house was very far and there was no public transportation. When riding my motorcycle, I saw a hole on the end of the road. The road was so wet and I had to be careful. I did not want to slip and fall. But unfortunately, in front of me there was a car that ran pretty fast and he passed the hole, a suddenly ” Cratttt “, a spurting water wetting my uniform.
I was so upset and headed to a mosque to clean my uniform in the bathroom of the mosque. I wore white clothes and now it got dirty and wet. But I did not give up, and I went on to school. 10 minutes later, the rain came down and it seemed that was an inhibiting for me to learn in the school. I was forced to take shelter in a shop porch.
The rain fell for only 15 minutes, after the rain stopped, I went on the trip. I did not want to be late but the third barrier seemed made me cry. My tire was in a problem. I had to stop in a tire patched shop and wait for 20 minutes to allow the motor to be driven back.
Finally, I was able to get to school, and as I predicted that the school gate was closed so I could not enter. I then told to security guard all the things that I had experienced. Due to the security was so kind, he then let me enter the school.
That was my experience when going to school. I will never forget it.

Artinya:

Pergi Ke Sekolah
Pada hari senin jam 05.30, saya bersiap untuk berangkat sekolah. Karena hari itu akan dilaksanakan upcara rutin, maka saya harus berangkat lebih awal sehingga tidak terlambat. Setelah memakai baju seragam dan sarapan pagi, saya berangkat ke sekolah.
Saya selalu mengendarai sepeda motor ketika pergi ke sekolah karena rumah saya sangat jauh dan tidak ada kendaraan umum yang lewat. Ketika mengendarai sepeda motor, saya melihat sebuah lubang di ujung jalan. Saat itu tanah begitu becek sehingga saya harus berhati-hati ketika mengendarai sepeda motor.  Saya tidak ingin terpeleset dan terjatuh. Namun sayangnya, di depan saya ada sebuah mobil yang berjalan cukup cepat dan ia melewati lubang tersebut, tiba-tiba “Cratttt”, air muncrat membasahi seragam saya.
Saya begitu kesal dan bergegas menuju ke sebuah masjid untuk membersihkan baju di kamar mandi masjid tersebut. Baju putih yang saya kenakan menjadi kotor dan basah. Tetapi saya tidak menyerah, dan saya terus melanjutkan perjalanan ke sekolah. 10 menit kemudian, hujan turun dan sepertinya ini adalah penghambat saya untuk belajar di sekolah. Saya terpaksa berteduh di sebuah teras toko.
Ternyata hujan hanya turun selama 15 menit, setelah hujan reda, saya melanjutkan perjalanan. Saya tidak ingin terlambat namun hambatan yang ketiga sepertinya membuat saya menangis. Motor yang saya kendarai mengalami pecah ban. Saya harus mampir ke sebuah tambal ban dan menunggu selama 2 menit agar motor tersebut bisa dikendarai kembali.
Akhirnya, saya bisa sampai di sekolah, dan seperti yang saya perkirakan bahwa gerbang sekolah sudah ditutup sehingga saya tidak dapat masuk. Saya kemudian menceritakan semua yang saya alami kepada satpam. Karena satpam tersebut merasa iba, ia kemudian mengizinkan saya masuk.
Itulah pengalaman saya ketika akan berangkat sekolah. Saya tidak akan pernah melupakannya.
  • Contoh kedua  

    Some Activities on Sunday

On Sunday, my mother went shopping at the local supermarket to buy daily needs. While my father and I did the housework together. I usually washed my clothes using washing machine. When it finished, I hang the clothes out to dry. While I was washing, my father always did gardening. He loved to plant flower in the garden. Even though he liked to gardening, he didn’t want to water the plant, I was ordered to do that.
I usually had someone to wash my motorcycle, but my father said I should do it by myself. So, sometimes I argued with my father about that. He said I have to save my money than bringing my motorcycle to the washing service. After my mother arrived from the market, I helped her to bring the stuffs. Then, we prepared the lunch. My mother wanted to cook soup for lunch. I was asked by my mother to sew the vegetables, while my mother peeled the onion. When we were busy at kitchen, my father was watching the television in living room and I didn’t like that part.
I remembered that I had a plan to see to the cinema with my friend, Lisa. I tried to phone her by my phone but the battery was low so I had to recharge the battery. When I had called her, I was disappointed that she couldn’t go because she had to visit her grandmother. So I stayed at home all day long. To kill my boring time, I played the game on my laptop and surfed on the internet. I downloaded music and movie. I did that because I liked to listen to the music and watched the movie. Then I had lunch with my parents. After that, I took a nap until afternoon. On the night, I did my homework for tomorrow, after that I had a dinner with my parents. I went to the bed at 21.00 because I couldn’t stay up the night.
 Artinya:

Beberapa Kegiatan pada hari Minggu
Pada hari Minggu, ibu saya pergi berbelanja di supermarket lokal untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Sementara ayah dan saya melakukan pekerjaan rumah secara bersama-sama. Saya biasanya mencuci pakaian menggunakan mesin cuci. Ketika selesai, saya menggantung pakaian untuk mengeringkannya. Sementara saya sedang mencuci, ayah berkebun. Dia suka menanam bunga di kebun. Meskipun ia suka berkebun, ia tidak mau menyiram tanaman, saya selalu diperintahkan untuk melakukan itu.
Saya biasanya meyuruh orang lain untuk mencuci sepeda motor saya, tapi ayah mengatakan bahwa saya harus melakukannya sendiri. Jadi, kadang-kadang saya berdebat dengan ayah tentang hal itu. Dia bilang saya harus menabung uang tersebut daripada membawa motor ke jasa cuci motor. Setelah ibu saya tiba dari pasar, saya membantunya untuk membawa barang. Kemudian, kami menyiapkan makan siang bersama-sama. Ibu saya ingin memasak sup untuk makan siang. Saya diminta oleh ibu untuk memotong sayuran, sementara ibu mengupas bawang. Ketika kami sedang sibuk di dapur, ayah saya sedang menonton televisi di ruang tamu dan saya tidak suka akan hal itu.
Saya ingat bahwa saya mempunyai rencana untuk menonton bioskop dengan teman saya, Lisa. Saya mencoba untuk meneleponnya melalui telepon genggam saya tapi baterai telepon tersebut akan habis jadi saya harus mengisi ulang baterai. Ketika saya meneleponnya, saya kecewa bahwa dia tidak bisa pergi karena ia harus mengunjungi neneknya. Jadi saya tinggal di rumah sepanjang hari. Untuk membunuh waktu yang membosankan, saya bermain game di laptop dan berselancar di internet. Saya juga mengunduh lagu dan film. Saya melakukan itu karena saya suka mendengarkan musik dan menonton film. Kemudian saya makan siang dengan orang tua saya. Setelah itu, saya tidur siang sampai sore. Pada malam hari, saya melakukan pekerjaan rumah untuk besok, setelah itu saya makan malam dengan orang tua saya. Aku pergi ke tempat tidur pukul 21.00 karena saya tidak bisa begadang sampai malam hari.

  
  •  Contoh ketiga
Falling from tree

When I was kid, I felt out of my friend’s mango tree. At that time, my friends and I wanted to eat mango in front of my friend’s house. The tree was very high. We could not climb it because at that time we were little.
Because no one dared to climb the tree, I braced myself to climb it. I knew that I could not climb the tall tree. However, I want to show them that I was great. Then I climbed the tree. Having reached the top, I started looking for fruit which I would take. I saw my friends from the bottom praised me. “Great, you are awesome!” said one of my friends. “Fetch the fruit!” begged my friend. Then I tried to reach the fruit. However, when I was about to pick it up, the trunk where I stand broken. I felt from the tree. “Gubraaakk” My body crushed the ground. I cried in pain. I see blood was coming out of my head.
At that moment, I was ushered by my friend to my home. They told my mother that I fell out of a mango tree. Then my mother treated my wounds. Until now the wound is still seen in my arm. Every time I see it, I remember my childhood that careless and love to be praised.

Artinya:
Jatuh dari pohon

Di saat aku masih kecil aku pernah terjatuh dari pohon manga milik temanku. Waktu itu aku dan teman-temanku ingin memakan buah manga yang ada di pohon di depan rumah temanku. Pohon itu sangatlah tinggi. Kami tidak bisa menaikinya karena pada waktu itu kami masih kecil.
Karena tidak ada yang berani menaiki pohon itu, aku pun memberanikan diri untuk menaikinya. Aku tahu bahwa aku tidak bisa memanjat pohon tinggi itu.Namun aku ingin menunjukan kepada mereka bahwa aku hebat. Lalu ku panjatlah pohon itu. Setelah sampai di atas aku mulai mencari buah mana yang akan di petik. Aku melihat teman-temanku memuji ku dari bawah . “wah hebat sekaili kamu!” seru salah satu temanku. “ambilkan buah yang itu!” pinta temanku. Lalu aku berusaha meraih buah itu. Namun, ketika aku hendak mengambilnya, batang tempat aku berpijak patah. Akupun jatuh dari pohon itu. “Gubraaakk” tubuh ku mengahantam tanah. Aku menangis kesakitan. Ku lihat darah keluar dari kepalaku.
Saat itu juga aku diantar oleh temanku pulang kerumah. Mereka memberitahu ibuku bahwa aku terjatuh dari pohon manga. Lalu luka ku di obati oleh ibuku. Sampai sekarang luka itu masih terlihat di lenganku. Setiap kali aku melihatnya aku mengingat masa kecil ku yang ceroboh dan suka sekali dipuji.




Semoga artikel di atas bisa bermanfaat bagi pembaca khususnya yang sendang ingin tahu apa itu Recount Text. Kami membuka pintu kritik dan saran apa bila dari pembaca menemukan kesalahan baik dari segi penulisan maupun pembahasan. Terima kasih ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar